The Power of Word an Amilin
MAZAWA.CO
حَدَّثَنَا
قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ
أَسْلَمَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَجُلَيْنِ قَدِمَا فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَطَبَا فَعَجِبَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِهِمَا
فَالْتَفَتَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَقَالَ إِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا أَوْ إِنَّ بَعْضَ الْبَيَانِ
سِحْرٌ
قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ عَمَّارٍ وَابْنِ مَسْعُودٍ
وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad dari Zaid bin Aslam dari Ibnu Umar
bahwasanya; Suatu ketika pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam, datanglah dua orang laki-laki lalu keduanya menyampaikan
khutbah kepada khalayak, dan orang-orang pun merasa kagum terhadap
pembicaraannya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
berpaling ke arah kami dan bersabda: "Sesungguhnya diantara bayan
(penjelasan dengan kata-kata) itu adalah sihir." Atau, "Sesungguhnya
sebagian dari Bayan itu adalah sihir." Abu Isa berkata; Hadits semakna
juga diriwayatkan dari Ammar, Ibnu Mas'ud, dan Abdullah bin Asy
Syikhkhir. Dan hadits ini adalah Hasan Shahih. [HR. Tirmidzi No.1951]
إن من البيان سحراً
“Sesungguhnya sebagian dari Al-bayan (susunan kata-kata yang indah) adalah sihir”.
Yang di maksud bayan adalah kemampuan komunikasi / berbicaranya seorang, atau secara sederhana adalah rangkaian kata yang melalui lisan atau tulisan untuk menyatakan maksud. Kata-kata terkadang memang menyihir. Untaian kata indah yang terlontar mampu membuat orang-orang sedang dikuasai kemarahan ataupun kesedihan menjadi luluh seketika.
Kitapun tetap menaruh kehati-hatian dalam menuturkan kata dan dalam menyiarkan apa yang kita anggap berita. Karena goresan pena tajamnya bisa melebihi seribu pedang. Karena itu, berhati-hatilah memilih kata sebab ia juga dapat mengubah kegembiraan menjadi genangan air mata atau bisa saja kebencian. Karena kata-kata pula lah, kesedihan bisa berubah menjadi senyuman bahagia.
Kata-kata sendiri terdiri dari getaran dan suara. Getaran inilah yang menciptakan realitas yang mengelilingi kita. Kata-kata adalah penciptanya; pencipta alam semesta kita, hidup kita, realitas kita. Tanpa kata-kata, sebuah pikiran tidak akan pernah keluar menjadi kenyataan. Back to the topic, Kekuatan Kata dari Seorang Amil. peran serta seorang amil selain fundraising, pendistribusian, dan pendayagunaan dana ZISWAF, ia juga harus memiliki skill atau keterampilan lain yakni berupa kemahiran berkata yang dapat meluluhkan hati seorang muslim yang sebelumnya enggan menunaikan kewajiban berzakatnya menjadi ingin menunaikan. Melalui tutur kata yang santun, lemah lembut, dan ramah, dapat melunakkan hati yang sebelumnya keras. Melalui tutur kata pula dapat membuat seorang non-muslim menjadi seorang mualaf. Tapi tetap saja terdapat sisi Negatif dari orang berkata-kata, kita kesampingkan itu dahulu, kalian pasti sudah mengetahuinya.
“Words are singularly the most powerful force available to humanity. We can choose to use this force constructively with words of encouragement, or destructively using words of despair. Words have energy and power with the ability to help, to heal, to hinder, to hurt, to harm, to humiliate and to humble.”


No comments for "The Power of Word an Amilin"
Post a Comment
Gunakan bahasa serta tanda baca yang baik dan benar. Dilarang spam di kolom komentar, dan menaruh link aktif yang tidak sesuai dengan artikel dalam website ini!